User in Opensuse 10.3


Di dalam linux (khususnya Opensuse 10.3) terdapat 2 pengguna yang dapat mengakses sistem operasi linux yaitu user (pengguna). Pembagian user terdiri dari 2 bagian yaitu user root dan user biasa. Dasar nya…. ketika anda melakukan instalasi linux apapun (khususnya Opensuse 10.3), ada data yang harus anda isikan selama anda melakukan instalasi. Salah satu nya meminta anda mengisi data user. Kalau tidak salah penulis, user yang pertama harus kita isikan adalah user root. Dimana si user root adalah orang yang memiliki hak akses yang total, penuh, dan menyeluruh dari seluruh hak akses yang ada di linux.

Tahap selanjutnya…… Instalasi linux akan meminta anda untuk mengisi data user kembali tapi kali ini anda di minta mengisi user biasa atau pengguna biasa. Dimana si user biasa atau pengguna biasa ini hanya diberikan batasan-batasan hak akses. Kenapa diberikan batasan-batasan … ? hayo kenapa ……? karena kalau diberikan hak akses yang lebih atau sama dengan user root, si user biasa atau pengguna biasa dapat menggunakan seenaknya struktrur file system yang ada di linux.

Jadi inilah salah satu kelebihan Linux (khususnya Opensuse 10.3), Dimana user tidak bisa melakukan seenaknya tanpa ada sepengetahuan dari sang super user yaitu root.

Beda dengan di windows, kalau di windows…. kita tidak tahu dan tidak terasa dan juga tidak sadar, kalau kita itu sudah menjadi seorang admin atau kalau di linux itu root nya. Nah di windows kita bisa melakukan apa aja terhadap software nya, datanya dan bisa juga file systemnya. Dan itu semua dilakukan oleh anda sendiri atau juga adminnya.

Nah …… kita bisa lihat kerentanan dan kekurangan dari windows, jadi misal penulis ambil contoh… kalau lah anda meninggalkan komputer anda dalam keadaan hidup dan tanpa keamanan sedikit pun, lalu ada orang yang usil atau iseng ingin mengacaukan komputer anda, merusak data di komputer anda, dan bisa aja menguninstal software yang ada di komputer anda, anda kan akhirnya tidak sadar kalau komputrer anda sudak diacak-acak oleh orang lain secara diam-diam dan tanpa pengamanan sedikit pun.

Itu lah… fungsinya user root dan user biasa tadi (seperti apa yang penulis jelaskan)…….

Jadi di linux sudah diberi keamanan yang komplex, dimana kita dapat melindungi data anda yang ada di komputer anda dengan aman. Contoh nya, penulis memberi hal sederhana saja, tentang meng “lock (di linux)” komputer anda, knp…..? karena ketika anda meninggalkan komputer anda, tanpa sadar anda meninggal komputer anda dalam keadaan hidup dan stand by untuk dipakai, jadi hal ini yang dapat memberikan kesempatan kepada orang usil untuk membuka komputer anda. Maka disini penulis mencoba meng”lock” komputer, walaupun masih tetap keadaan hidup, tapi keamanannya masih tetap juga terjadi dengan “lock” komputer tadi. Jadi anda bebas dan bisa keluar atau pergi dengan tenang untuk makan siang atau shalat…….🙂

Sebetulnya … yang ingin diceritakan penulis bukan tentang diatas… hiihihi.. tapi gak papa kok, mungkin dapat menambah pengetahuan kita… ya kan…🙂

Yang ingin penulis terangkan adalah ketika anda ingin membuat user baru, kenapa folder user baru tidak terbentuk….? Nah… hal ini lah yang ingin penulis ulas pada tulisan kali ini, walaupun sedikit, tapi Insya Allah kita tahu….🙂

Coba anda buat user baru di dalam Linux (penulis menggunakan OpenSUSE 10.3):

1. Login lah sebagai root
wisnu@wisnu:~> su – root
Password:
wisnu:~ #

2. Penulis akan membuat user = jon

wisnu:~ # useradd jon
wisnu:~ # passwd jon
Changing password for jon.
New Password:
Bad password: too short
Reenter New Password:
Password changed.
wisnu:~ #

3. Setelah selesai membuat user dan password nya, coba cek folder user yang baru,ada tidak di dalam dir /home…

wisnu:~ # cd /home/
wisnu:/home # ls
wisnu

ket : Disini mengindikasikan bahwa folder user yang baru tidak terbentuk di dir /home, Didalam dir /home yang terbentuk hanya direktori user yang default kita buat didalam instalasi linux.

Tapi user dan password baru yang sudah anda buat, itu semua sudah terbentuk dan sudah di tulis ke dalam sistem linux.

Gimana caranya agar folder user baru kita tampak linux kita … ?

1. Masuk kembali sebagai root

wisnu:~ #

2. Penulis akan menghapus dulu user “jon”, lalu penulis akan membuat kembali user “jon” kembali dengan yang lebih lengkap.

wisnu:/home # userdel jon
no crontab for jon

Ok… kali ini agak sedikit berbeda :
Siap …. ok..

1. buat lah sebuah direktori, lalu beri nama dengan nama user yang akan dibuat dan letakkan di hardisk / space yang masih lapang.

wisnu:~ # cd /mnt/data
wisnu:/mnt/data # mkdir yudhie
wisnu:/mnt/data # groupadd teknisi
wisnu:/mnt/data # chown -R root.teknisi yudhie/
wisnu:/mnt/data # chmod 775 yudhie/
wisnu:/mnt/data # ll
drwxr-xr-x 2 wisnu users 4096 Jun 3 15:35 pdf_blog
-rw-r–r– 1 wisnu users 336729 Jun 5 11:23 sulhan-animasidgimageready.pdf
-rw-r–r– 1 wisnu users 302877 Jun 5 11:31 teddy-delphi.zip
dr-xr-xr-x 2 root root 4096 Apr 20 16:22 video
drwxr-xr-x 3 558 558 4096 Mar 19 10:35 web
drwxr-xr-x 2 root root 4096 Mar 16 15:28 web_kom
drwxrwxr-x 4 root teknisi 4096 Jun 12 23:15 yudhie

wisnu:/mnt/data # useradd -g teknisi -d /mnt/data/yudhie/ yudhie
wisnu:/mnt/data # passwd yudhie
Changing password for yudhie.
New Password:
Bad password: too simple
Reenter New Password:
Password changed.
wisnu:/mnt/data # cat /etc/passwd

…………..
…………..
…………..
wisnu:x:1000:100:wisnu:/home/wisnu:/bin/bash
paijo:x:1001:100::/home/paijo:/bin/bash
painem:x:1002:100::/home/painem:/bin/bash
yudhie:x:1003:1001::/mnt/data/yudhie/:/bin/bash
wisnu:/mnt/data #

Nah dari proses pembuatan user baru diatas, disana terlihat sudah terbentuk sebuah direktori user dan sudah terbentuk user dan password nya..

Coba anda cek direktori user nya :

wisnu:/mnt/data # ll
…..
…..
…..
…..
drwxrwxr-x 4 root teknisi 4096 Jun 13 16:01 yudhie
wisnu:/mnt/data # cd yudhie
wisnu:/mnt/data/yudhie # ls
.xauthf8TYP9 test test2

cat : direktori test dan test2 sebetulnya tidak ada, itu hasil buatan penulis

Ok….
Itulah yang bisa penulis tulis pada tulisan kali ini, harapannya dapat membantu teman-teman yang ingin tahu info ini dan semoga dapat menambah ilmu teman-teman semua yang membaca.

Terima kasih….

Sayonara….. 🙂

One thought on “User in Opensuse 10.3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s